Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 26 Juni 2013

Kamis, 13 Juni 2013

BBM Naik. Perlukah?


Kemaren aku melihat berita banyak aksi demo yang tidak menginginkan kenaikan harga BBM. Perlukah?

Ini sih pemikiran aku aja ya. Dari artikel yang telah aku baca bbrapa waktu lalu, dulu subsidi BBM diberlakukan awalnya pada jaman Presiden Pertama RI (Ir. Soekarno). Maksud dari pensubsidian itu agar rakyat menikmati hasil tambang minyak bumi yang kala itu sangat surplus.

Seiring berjalannya waktu, tingkat ekonomi rakyat semakin meningkat. Populasi kendaraan bermotor semakin banyak namun hasil minyak bumi semakin menipis. Yang surplus pun mengarah ke defisit. Kendaraan bermotor ternyata semakin mewah namun banyak dimiliki oleh orang-orang kaya. Subsidi BBM yg katanya untuk masyarakat kurang mampu menjadi tidak tepat sasaran.

Nah sekarang ada wacana kenaikan BBM dari Rp. 4.500/liter menjadi Rp. 6.500/liter. Menurutku itu ga akan bermasalah buat rakyat kelas menengah ke bawah. Toh mereka sdh terbiasa beli premium eceran yang kalo di kota Palangka Raya ini harga berkisar Rp. 5.500 - Rp.6.000 per botol yang takarannya tidak sampai 1 liter.

Selain itu aksi pelansir pun tak bisa dikendalikan. Harusnya sih para pelangsir dibatasi dalam pembelian BBM bersubsidi khususnya premium

Harga Waktu Sang Ayah


Ada seorang anak yang setiap sore selalu menati kepulangan ayahnya dari kantor untuk sekedar mengajaknya bermain. Suatu sore, sepulang kerja, sang ayah ditanya oleh anaknya, “Ayah, ayah kerja di kantor dibayar berapa sih sebulan?”

Sembari mengernyitkan dahi si ayah menjawab, “Ya, sekitar 3 juta rupiah”

“Kalau sehari berapa yah?”, sela anaknya

Ayah mulai bingung, “100 ribu rupiah, ada apa sih? kok tanya gaji ayah?”

Akan tetapi anaknya bertanya lagi, “Kalau setengah hari berarti 50 ribu rupiah dong?”

“Iya, memangnya kenapa?”, sahut ayah mulai jengkel

Si anak dengan mantap mengajukan permohonan, “gini yah! tolong tambahin uang tabungan aku 5 ribu saja, soalnya aku sudah punya tabungan sebesar 45 ribu. Rencananya aku mau membeli ayah setengah hari saja supaya kita bisa pergi memancing bersama!”

Rabu, 12 Juni 2013

4 Hidayah Yang Diberikan Allah Pada Manusia


Allahumma shalli’ala Muhammad. Wa ala ‘ali Muhammad

Sbg makhluk paling sempurna, Allah mmberikan hidayahNya kpd manusia yaitu:
  1. Hidayah insting, tak prlu dpelajari dan sdh dikasih sama Allah. Contoh: bayi yg disodori puting susu ibunya akan bisa lgsg menghisap. Hidayah ini jg dberikan kpd hewan. Cuma bedanya, pada manusia hidayah ini akan pelan2 berkurang dan digantikan oleh akal
  2. Hidayah pancaindera, 5 indera penting dberikan Allah pd manusia dan gratis mskipun ada bbrpa yg dberikanNya tdk sempurna namun itu tdk mengurangi kemuliaan sbg manusia
  3. Hidayah akal, akal adl cara berpikir dgn terikat aturan. Luar biasanya akal hanya dmiliki oleh manusia dan malaikat
  4. Hidayah agama, hidayah ini mrpkn hidayah yang tak ada duanya dan mrpkan dasar utk mempercayai 3 hidayah sebelumnya.

Subhanallah…