Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 28 Juli 2015

Tentang Rumput Yang Hijau


A (temanku seorang wiraswastawan dgn usaha dagang): enak ya jd PNS gajinya tiap bulan sdh pasti. Hari tua terjamin. Kerja kantoran. Ga kyk kami yg masih mikirin besok mau makan apa
B (aku, seorang PNS): ah enakan wiraswastawan bro. Bebas menentukan jam kerja, tiap hari akrab sm duit karena sering pegang duit, bahkan ga perlu menunggu masa tua masa muda bisa dijaminkan dgn kebebasan finansial dan waktu

Daripada bengong nunggu transitan pesawat ke Batam mending ngeposting aja deh. Kebetulan teringat percakapan dgn teman lama yg kurang lebih seperti percakapan di atas.

Yah begitulah saat kita berada di satu titik kita akan melihat titik lain itu lbh enak dbandingkan dgn tempat kita namun blm tentu saat kita di titik tsb ekspektasi kita akan berbeda.

Memang ada benarnya kalo "Rumput tetangga lbh hijau dari rumput sendiri" tapi ada satu hal yg perlu dan harus kita lakukan yaitu bukan masalah rumput mana yg lebih hijau tapi bagaimana mensyukuri rumput yang kita punya meskipun bagi kita rumput itu tak lebih hijau dari rumput lainnya

0 Komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut