Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 30 Januari 2016

Bayar Parkir


Beberapa minggu yang lalu sedang viral video suatu program acara di tv swasta yang menampilkan debat antara pengguna jalan dan polisi terkait definisi BERHENTI dan PARKIR. Banyak yang memberikan komentar dan ada pula sanggahan terhadap video itu dari instansi terkait.

Diberbagai tempat umum biasanya disediakan tempat parkir. Urusan parkir memang menjadi urusan potensial untuk menghasilkan pendapatan, baik itu resmi ataupun tidak resmi karenanya pemerintah membuat PERDA terkait urusan ini. Bahkan banyak yang berantem karena rebutan lahan parkir.
Weekend ini aku ngajak anak untuk berenang di kolam renang milik Pemda Kotamadya Palangka Raya. Namanya Kolam Renang Isen Mulang Palangka Raya di Jl. Cilik Riwut Palangka Raya. Sebagai tempat umum, pasti dong disediakan tempat parkir. Disini bayar parkirnya bisa dibilang resmi karena kita akan dikasih karcis parkir dengan tarif parkir sebesar Rp.3rb yang tertulis tebal untuk kendaraan roda 4. Sayangnya karcis parkir terbuang dan belum sempat difoto *semoga ga ada yang mikir no pic=hoax

Setelah dari kolam renang, mampir ke Pasar Kahayan masih di Jalan Cilik Riwut Palangka Raya untuk beli keperluan lauk sehari-hari. Di tempat ini juga disediakan tempat parkir dengan tarif Rp.3rb/unit kendaraan roda 4. Disini tidak dberikan atau mungkin tidak disediakan karcis parkir.
Dari pasar kami merangkak-kan mobil ke arah warung makan. Warung makan yang kami pilih adalah Bakso Spoonbob yang juga menerapkan tarif parkir Rp.3rb/unit kendaraan roda 4. Lagi-lagi tanpa karcis parkir.

Bagi tempat-tempat umum yang dikelola pihak ketiga (yang resmi tentunya) seperti bandara atau mall biasanya diberikan tarif parkir bertingkat yang dihitung berdasarkan lamanya kita parkir. Jadi parkir sebentar atau lama jumlah bayar parkirnya akan berbeda pula.

Bisa dibilang hampir disemua tempat umum diberlakukan pungutan terhadap parkir. Sayangnya biasanya hanya disediakan tempat parkir saja tanpa keamanan yang berarti, buktinya di karcis parkir biasanya tertulis AMANKAN BARANG-BARANG ANDA. KEHILANGAN BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR

Hmm kira-kira dimana ya tempat umum yang masih ngasih tempat parkir gratis?

Jumat, 29 Januari 2016

Parabola Matrix Garuda


Awalnya sih bosan dengan gambar siaran TV yang sangat rada-rada buram kalo pake antena UHF dan VHF jadinya kepikiran untuk pasang parabola aja. Setelah tanya-tanya ternyata jenis parabola yang cocok sama kami adalah Parabola Matrix Garuda.

Alasan pemilihan parabola ini adalah biaya bulanan yang tidak harus kita bayar. Jadi kalo masa berlaku voucher habis maka yang bisa ditonton hanya channel-channel lokal saja. Ga masalah karena jujur nonton TV di rumah hanya sebagai hiburan yang tak terlalu penting bagi kami. Paling lama 5 jam dalam sehari tuh TV bisa ngomel-ngomel selebihnya masuk dunia hitam alias layarnya bakalan hitam karena dimatikan.

Gambar dari sini
Memang sih bayaran pertama agak mahal, 1 juta lebih untuk sebuah perangkat+pemasangannya tapi itu perangkat jadi hak milik kita bukan sekedar dipinjamkan terus dapat bonus all channel selama 3 bulan pertama dan gratis update firmware selamanya secara OTA (On The Air)

Tiga bulan pertama sih enjoy aja setelah itu pas mau nonton TV luar negeri yang super keren kayak NatGeo, Fox Movies,  HBO, dan lain sebagainya kita harus beli voucher dengan beragam harga dan paketan. Sayangnya di Palangka Raya sangat sulit untuk mencari voucher Matrix ini, berbanding terbalik dengan mudahnya membeli perangkat parabola dan receiver-nya.

Mungkin bagi kamu-kamu yang punya info dimana beli voucher-nya atau kalo aku mau jadi distributor voucher Matrix boleh diinfokan via email ramdh4ni@gmail.com ya... Makasiiihh....

Rabu, 27 Januari 2016

Makan di Pizza Hut


Jadi ceritanya hari ini 27 Januari 2016 kami-kami libur kerja sebab adanya Pilkada Gubernur Kalteng yang sempat diundur. Nah berhubung ga ngantor pengennya sedikit jalan-jalan bersama sekeluarga.

Tujuan utama sih MTS *sekolahan ya? Itu singkatan Mega Town Square. Satu-satunya mall di Palangkaraya. Kenapa ke mall? Ya karena tempat main anak ada, tempat main istri juga ada. Sampe diparkiran mall sekitaran pkl 10.30 wib eh tuh mall belum buka. Dengar-dengar kabar karena pilkada maka mall akan dibuka mulai pkl 12.00. Masih lama akhirnya putar haluan.

Bingung mau kemana akhirnya sepakat untuk nyobain restoran yang makanan versi aslinya konon sudah ada sejak 8500 tahun SM. Pizza Hut namanya. Kalo di kota kamu-kamu mungkin restoran ini udah ada sejak lama tapi di Palangkaraya baru saja dibuka beberapa minggu yang lalu.

Masuk parkiran sudah ditodong tukang parkir. Bayar parkir untuk mobil sebesar Rp.3rb/mobil. Sampe di tempat, disamperin petugasnya untuk masuk waiting list. What?! Kapan makannya? Untungnya nunggu ga terlalu lama, sekitar 5 menit kemudian udah dapat meja di VIP no smoking room bernomor meja 22.

Sambil nunggu mejanya available tadi, kami udah lihat-lihat buku menu biar ga berantem di meja menentukan makanan mana yang akan diorder. Habis order, ternyata harus nunggu lagi sekitar 15 menit trus datanglah makanan pembuka, utama, dan minumannya. Oh ya kami order yang namanya paket sensasi dengan harga Rp. 94rb/paket untuk 2 orang dapatnya 1 makanan pembuka, 2 makanan utama, dan 2 minuman.

Makanan pembuka, makanan utama, dan minuman

Makanan utama yang satunya lagi
Order kami adalah makanan pembuka berupa bread beef mayo, makanan utama berupa pizza pan beef mayo dengan pinggiran nudget dan cheese butter rice (kata orang-orang kalo ga pake nasi bukan makan namanya), sedangkan minumannya blue ocean dan choco jelly. Blue ocean awalnya 2 warna. Dasarnya warna kuning dan atasnya warna biru. Setelah diaduk warnanya bercampur dan menjelma menjadi hijau.

Mengeksiskan anak dan istri
Namanya restoran bernuansa luar negeri jadi makannya pake pisau makan dan garpu. Dasar orang yang ga biasa makan pake yang begituan daripada kelihatan norak mending hajar pake sendok Nabi Adam aja alias pake tangan kosong. Masa bodo' sama orang sekitar.

Hajar pake tangan bro!! Numpang eksis
Tiba saat bayaran ya sesuai di buku menu sebesar Rp.94rb untuk 2 orang yang ternyata sudah termasuk pajak.



Senin, 25 Januari 2016

Belanja Online, Simak Beberapa Tipsnya


Belanja online, ada yang belum pernah? atau sering ya? pernah ada yang ketipu?

Belanja online memang lebih praktis dibandingkan dengan belanja konvensional. Kita tidak perlu repot pergi ke toko, memilih-milih barang yang mungkin saja barang yang kita inginkan ternyata tidak ada, atau berdebat dengan abang-abang parkir terkait berhenti atau parkir *eh beda topik

Ada banyak penyedia layanan belanja online seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Elevenia, dan Matahari Mall yang mewadahi para penjual. Tentunya dengan banyaknya penjual maka persaingan harga pun semakin ketat dan perlu diperhatikan bahwa harga barang sesungguhnya bukanlah harga barang yang tertera di situs penjualan online tapi harga tertera ditambah dengan ongkos kirim.

Dalam berbelanja online, metode pembayarannya juga online (meskipun ada yang bisa COD *cash on delivery a.k.a. dibayar saat barang datang). Banyak metodenya mulai dari penggunaan akun deposit online hingga yang paling "jadul" ya transfer bank.

Gambar dari sini
Belanja online ini merupakan salah satu alternatifku untuk membeli barang yang tidak tersedia secara konvensional di kota kecil ku ini atau membeli barang yang harganya terjadi selisih yang cukup besar.

Dari beberapa situs online, aku baru pernah belanja di Lazada dan Tokopedia. Dari hasil pantauan beberapa produk ternyata ada perbedaan harga yang signifikan diantara kedua situs tersebut dan ada beberapa perbedaan pelayanan terhadap buyer.

Terkait harga, yang namanya buyer pastinya pengen dapat barang dan kualitas yang sama tapi dengan harga yang murah. Tapi tunggu dulu, ternyata dalam berbelanja online harga murah bukanlah keputusan utama untuk membeli, selain harga perlu juga diperhatikan reputasi seller. Jangan sampai kita sudah order barang dan melakukan pembayaran eh barangnya ga dikirim atau barang tidak sesuai dengan pesanan. Untuk mengetahui reputasi seller bisa dilihat dari komentar-komentar di "toko online" seller tersebut yang telah difasilitasi oleh situs belanja online-nya. Jangan malas juga untuk membaca deskripsi produk yang dijual atau jika kurang jelas bisa memanfaatkan fasilitas diskusi produk dulu agar tidak kecewa dengan barang yang dibeli

Yang paling penting, jangan sampai kemudahan-kemudahan belanja online membuat ketagihan dan akhirnya membuat keborosan dengan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan



Sabtu, 23 Januari 2016

Belanja di Hypermart Kapuas Dapat Diskon


Diskon.. Diskon..!! Wuiih ibu-ibu senang nih sama yang namanya diskon. Yap gitu deh. Hypermart Kapuas memberikan diskon yang lumayan besar dalam rangka grand opening-nya. Diskon hanya pada 21 hingga 26 Januari 2016.

Hypermart Kapuas ini adanya di Citimall. Mall pertama di Kuala Kapuas yang baru dibuka akhir tahun 2015 kemaren.

Back to discount... Diskon-diskon yang diberikan berupa pengurangan harga sampai 50%. Wuiihh... Contohnya minyak goreng merk Sania yang harga normalnya 25-27rb didiskon hingga harga dibawah 21rb dan untuk item-item tertentu ada tambahan diskon 10-20% jika menggunakan HiCard kartu member dari Hypermart.

Didiskon, jangan-jangan harganya dinaikin dulu. Eiits ga juga kok. Hasil pantauan harga di Hypermart Kapuas sebelum diskon ga jauh berbeda dengan harga Hypermart di Palangka Raya.

Ngeliat diskon yang banyak akhirnya ngegandeng istri harus tambah erat. Kalo ga gitu waaah bakalan belanja-belanja ga karuan. Untungnya istri pertamaku ga suka kalap kalo belanja. *Hah istri pertama? Ada istri kedua dan selanjutnya dong? -Iyee.. Istri pertama dan terakhir. Cieee so sweeeeeeeeett!!! *apa kamu senyum2?!*

Hayuk buruan bagi yang pengen barang-barang diskonan boleh di pantau di Hypermart Citimall Kuala Kapuas di Jalan Pemuda km 1,5 Kuala Kapuas, Kalteng. Mumpung diskon, mumpung parkiran gratis, mumpung mall masih baru.

Jumat, 22 Januari 2016

Tugu Soekarno, Titik Awal Kota Palangka Raya


Tugu Soekarno, rasa-rasanya aku belum pernah hunting foto sendirian disini. Walopun mungkin objek foto nampaknya tak terlalu banyak tapi rasa kangen foto-foto kayaknya bisa disalurkan pagi ini dan pas banget nih matahari berlindung di balik awan mendung tipis sisa hujan tadi malam.

Alhasil mampir sebentar disana dan foto-foto dengan bekal kamera henpon Xiaomi Mi4i yang diaktifkan fitur HDR nya dan sebuah lensa super wide 0,4X murah yang diperuntukkan buat henpon.

Tugu Soekarno
Oh ya sebelum lanjut dengan foto lainnya mari kita berbagi pengetahuan tentang sejarah kota Palangka Raya khususnya yang berkaitan dengan Tugu Soekarno ini. Singkat saja (kalo mau lengkapnya bisa buku link sumber-nya)

Tiang pertama pembangunan Kota Palangka Raya dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pada saat itu, Soekarno pada tanggal 17 Juli 1957 dengan ditandai peresmian Monumen/Tugu Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah di Pahandut

Kota Palangka Raya atau Palangkaraya adalah sebuah kota sekaligus merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Dahulu dikenal dengan Palangkaraja (1957-1972). Kota ini memiliki luas wilayah 2.400 km² dan berpenduduk sebanyak 220.962 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 92.067 jiwa tiap km² (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010). Sebelum otonomi daerah pada tahun 2001, Kota Palangka Raya hanya memiliki 2 kecamatan, yaitu: Pahandut dan Bukit Batu. Kini secara administratif, Kota Palangka Raya terdiri atas 5 kecamatan, yakni: Pahandut, Jekan Raya, Bukit Batu, Sebangau, dan Rakumpit
Kota ini dibangun pada tahun 1957 (UU Darurat No. 10/1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Tengah) dari hutan belantara yang dibuka melalui Desa Pahandut di tepi Sungai Kahayan. Palangka Raya merupakan kota dengan luas wilayah terbesar di Indonesia. Sebagian wilayahnya masih berupa hutan, termasuk hutan lindung, konservasi alam serta Hutan Lindung Tangkiling.

Sumber: Dari sini dan sini

Seperti kita tau bahwa kota-kota di Kalimantan Tengah ini rata-rata letaknya di tepi sungai. Pun begitu juga dengan Palangkaraya. Letaknya di tepi Sungai Kahayan. Oh ya bagi yang mau berwisata dengan perahu susur sungai, pelabuhan yang digunakan adalah pelabuhan di Tugu Soekarno ini.

Perahu Susur Sungai. Gambar dari sini

Okay lanjut foto-fotonya ya....

Patung Soekarno. Rasa-rasanya ada patung yang gayanya juga begini. Patung apa ya? *melawan lupa*

Gapura ini salah satu jalur akses menuju pelabuhan

Jalan atau tepatnya jembatan menuju pelabuhan. ps: Nampaknya kualitas kamera menurun dengan penggunaan lensa super wide ini

Jalan perkampungan di tepi Sungai Kahayan

Kawasan Tugu Soekarno, ps: lagi-lagi foto agak buram karena penggunaan lensa super wide

Numpang ngeksis dengan latar belakang Jembatan Kahayan

Rabu, 20 Januari 2016

Si Palui Wafat


Palui adalah seorang tokoh rekaan dalam cerita di masyarakat Banjar. Si Palui diceritakan merupakan orang yang panjang akal, lucu, namun terkadang juga terlihat "bodoh". Tokoh ini memiliki kolom tersendiri di Harian Surat Kabar Banjarmasin Post. (Palui versi online bisa dilihat disini)

gambar diambil dari sini

Cerita-cerita Palui bagiku sih menarik karena ada sisi humor dan ada sisi pembelajarannya juga. Sayangnya cerita-cerita Palui ini berbahasa Banjar yang tidak semua orang bisa mengerti.

Sebuah cerita tentang wafatnya Palui ada nih (eh kok ceritanya langsung wafat?) yah begitulah ceria si Palui ini antara satu cerita ke cerita yang lain kadang ga ada hubungannya. Punya topik sendiri-sendiri.

Diceritakan bahwa Palui mengalami sakit parah dan dia merasa akan segera meninggal. Ia lalu teringat akan dosa-dosa yang telah dilakukannya dan sangat takut bertemu dengan Malaikat Munkar dan Nakir "Sang Penanya Dalam Kubur".

Ditengah ketidakmampuannya bertahan dalam sakitnya, Palui berpesan kepada istrinya jika dia meninggal minta dikafani dengan kain kafan yang sudah usang, kalo bisa yang sudah sobek-sobek. Akhirnya Palui meninggal dan dilaksanakanlah wasiatnya yaitu meng-kafani dengan kain kafan yang usang dan sobek-sobek.

Setelah dimakamkan, para pengantar ke kubur mulai pulang ke rumah masing-masing. Kini tibalah tugas Munkar dan Nakir untuk menanyakan beberapa pertanyaan yang cukup gampang namun sulit dijawab oleh orang-orang yang sering berbuat maksiat.

"Siapa Tuhanmu?", malaikat bertanya. Palui pun berkata, "Hei kalian malaikat, kenapa menanyai aku lagi? Bukankah aku sudah lama mati. Coba lah lihat kain kafanku sudah usang dan sobek-sobek. Itu tandanya aku sudah lama mati dan sudah kalian tanyai"

Senin, 18 Januari 2016

Windshield Motor


Biasanya ibu-ibu suka naik motor bawa anaknya yang masih kecil. Walopun disisi keamanan kurang dianjurkan tapi mau bagaimana lg. Bisa jd karena si orang tua anak baru mampu beli motor atau mungkin juga si anak lebih suka naik motor dibandingkan mobil.

Balita biasanya dibelikan kursi rotan khusus yang bisa dipasang di posisi depan pengemudi. Motor matik sih biasanya.

Nah selain kursi rotan tersebut, juga perlu dipertimbangkan untuk memasang pelindung angin atawa windshield ini karena fungsinya yang bisa menahan angin yang menubruk si anak dari depan juga bisa menahan debu yang mungkin bisa masuk ke mata anak.

Pelindung ini bisa dipasang di bengkel2 terdekat dengan ukuran, model, dan harga yang variatif. Sebagai contoh adalah motor istriku yang sdh dipasangi windshield mungkin sdh lebih dari 1 tahun ini.

foto diambil dari sini

Trus bagaimana dari sisi keamanan bawa anak kecil naik motor? Meskipun aq ga menyarankan untuk membawa anak ditaroh di depan pengemudi motor, tapi melihat keadaan sekitar yang mungkin saja mengharuskan melakukannya maka aq menghimbau untuk mempertimbangkan keamanannya karena aq pernah baca bahwa "keamanan dalam berkendara itu pengendara lah yang paling mengetahui"

Selasa, 12 Januari 2016

Musim Durian Mulai Melanda


Durian, bagi sebagian orang tidak suka karena baunya yang menyengat tapi bagian sebagian lagi buah ini merupakan buah yang mungkin terenak dari semua buah  yang ada.

Akhir-akhir ini durian mulai mewabah di Palangka Raya. Di tepi-tepi jalan mulai banyak penjual-penjual yang menggelar dagangan duriannya baik yang menggunakan mobil pick-up ataupun di tenda-tenda sementara.

Gambar diambil dari sini
Beberapa hari yang lalu kami sekeluarga kecil berniat untuk membeli durian ini di daerah Jalan Diponegoro Palangka Raya. Biar bisa di komplain kalo seandainya duriannya belum matang maka kami memutuskan untuk makan di tempat. Harganya masih tergolong mahal. Ada yang 25k, 35k, dan ada yang 70k per buahnya tentunya dengan mata uang Rupiah.

Kami memilih durian seharga 35k dan sengaja minta pilihkan dengan yang jual. Ini sih trik kami saja biar bisa komplain kalo duriannya masih belum matang. Alhasil 2 buah durian digasak habis berdua eh bertiga sama si anak kecil yang juga doyan durian ini dengan 1 bagian durian yang rusak dan kami protes untuk bisa mendapat potongan harga *yes! trik berhasil :p* dapat potongan 10k sehingga cukup membayar 60k saja. Rasa duriannya gimana? hmmm standar. Enak tapi entah memang jenis duriannya atau kurang matang sehingga rasanya masih belum menggelegar

Hmm... yummy

Senin, 11 Januari 2016

Car Free Day Kuala Kapuas


Rasa-rasanya sudah lama tidak pernah main ke Stadion di Kuala Kapuas yang tiap pagi minggu di gelar acara car free day. Semenjak istri dan anak pindah ke Palangka Raya, jadi kalopun minggu ada di Kuala Kapuas lebih memilih stay dirumah untuk berenang di kasur.

Kalo dibandingkan dengan dulu terakhir aku kesini rasanya agak beda banget. Dulu area stadion ini ditutup untuk segala jenis kendaraan bermesin tapi sekarang car free nampaknya sudah tidak terlalu berlaku lagi. Tidak ada penutupan akses jalan untuk kendaraan bermotor. Sekarang lebih ke arah area untuk berolahraga saja dengan prinsip harus saling berhati-hati antara pengolahraga jogging dan pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor.

Ada sih area yang benar-benar ditutup bagi kendaraan tapi itu hanya sebagian karena jalan yang ditutup digunakan untuk acara senam pagi yang bisa diikuti gratis oleh pengunjung.

Ada juga area kuliner dimana area tersebut berjejer para penjual makanan diantaranya adalah soto kuin dan bubur ayam Bandung yang bisa menjadi pengisi perut di kala perut sudah mulai keroncongan.

Tidak lupa ada beberapa mainan penghibur anak-anak seperti odong-odong, "mancing mania", dan penjaja mainan yang menggunakan sepeda.

Aq yang hari itu ke stadion ini sebenarnya bukan untuk olahraga tapi untuk beli sarapan. Naik motor sampe parkiran area kuliner dan mengorder soto kuin 4 bungkus dibawa pulang untuk sarapan di rumah dengan harga yang lumayan murah hanya 9 rb/porsi.

Parkiran dan penjual sarapan

Hiburan anak
Area yang benar-benar tertutup untuk kendaraan bermotor

Jumat, 08 Januari 2016

Belanja Di Tokopedia


gambar diambil dari http://blog.adhityatri.com/wp-content/uploads/2015/06/87447122344Untitled-1.jpg
Ini kali pertamanya aku belanja di situs belanja online tokopedia.com. Setelah sempat dikecewakan oleh situs belanja online di sebelahnya dan ramainya iklan tokopedia di TV serta kebetulan barang yang mau dibeli juga ada maka aq nyoba belanja disini.

Fasilitas pencarian produk cukup bagus dengan fitur pengurutan yang bisa memenuhi selera kita

fitur pengurutan tokopedia.com
Proses pembayaran pun cukup mudah. Banyak metode yang dapat digunakan diantaranya adalah epay BRI yang penggunaannya paling mudah buatku serta ada juga fasilitas cicilan untuk kartu kredit tertentu.
fitur cicilan untuk kartu kredit tertentu

Jasa pengirimannya pun bisa kita pilih sendiri ke jasa pengiriman ter-nyaman bagi pembeli

pilihan jasa pengiriman

Nah setelah melakukan order dan pembayaran, maka barang akan disiapkan oleh penjual dan dikirim ke pembeli. Akan ada notifikasinya di setiap proses termasuk nomor resi pengiriman. Ada juga fitur tracking pengiriman (kalo ini mungkin tergantung jasa pengirimannya)

Nah setelah barang diterima, harap tekan tombol "barang diterima" *sori nih ga sempat ngecapture udah keburu ngeproses selanjutnya* biar duit yang ada di rekening tokopedia (rekening bersama kayaknya) bisa dikirim ke penjual. Eits jangan lupa untuk memberikan review terhadap penjual dan produk yang kita beli ya

review penjual dan produk

Walaupun baru sekali belanja online disini tapi kesan pertama cukup memuaskan. Oh ya kalo pemirsa masih bingung cara belanja di tokopedia bisa buka link https://www.tokopedia.com/panduan/beli/cari-barang untuk panduannya.

*ps: ini bukan posting berbayar



Rabu, 06 Januari 2016

Mengukur Kualitas Tidur Dengan Mi Band


Tau ga Mi Band? kalo belum tau silahkan googling hehe... Dari semua fitur yang dimiliki Mi Band aku tertarik dengan fitur pengukur kualitas tidur.

Sumber gambar dari mi.com

Setelah beberapa hari pake, timbul dalam pikiran jangan-jangan mengada-ada nih pengukur kualitas tidurnya. Soalnya ga bisa dibuktikan kapan yang bener-bener deep sleep (tidur lelap) kapan yg light sleep. Dari beberapa tidurku yang berhasil diukur ternyata tidak pernah lebih dari 2 jam posisi deep sleep-nya dari tidur 6 jam lebih. Ah masa sih? makanya penasaran juga ini valid ato ga sih.

Tadi pagi terbangun dengan kepala agak sedikit pusing karena tidur malam ga karuan sehubungan dengan lebatnya hujan dan petir yang nyaring menggelegar bikin sering terbangun malam. Hmm.. penasaran bagaimana hasil pengukuran Mi Band terhadap kualitas tidurku tadi malam. Coba deh koneksikan ke aplikasinya di HP dan taaaraaaa.... wuiih beneran nih aplikasi bisa menampilkan posisi deep sleep yang ga karuan tadi malam. Keren juga ternyata cara kerja sensornya.

Selain fitur kualitas tidur ini, fitur penghitung sit-up dan jumping rope (lompat tali) juga patut dicoba. hasil pengukuran lumayan akurat juga. Dan yang pasti pengukur langkah juga merupakan fitur yang tidak bisa dikesampingkan.

Bagi yang pengen beli, Mi Band ini layak untuk dicoba. Oh ya mungkin sedikit sabar aja karena ada Mi Band 1s dengan fitur tambahan penghitung denyut jantung. Udah dijual sih cuma harganya masih lumayan mahal. Bersabar aja mungkin harganya berangsur-angsur akan turun

Hasil pengukuran kualitas tidurku tadi malam

Fitur jumping rope dan sit-up

Kalo pake Mi Band 1S fitur ini bisa dipake

Senin, 04 Januari 2016

Cerita Awal Tahun


Assalamu'alaikum.... Halooo.... Haiii.... Jumpa lagi di tahun yang baru ini. Semoga tahun ini semakin banyak berkah dalam hidup kita.

Mengawali posting blog di tahun yang baru ini, aku mau posting tentang sebuah cerita yang pernah aku baca dulu sejak jaman SMP. Ga tau ceritanya beneran ato ga ya. Jadi gini ceritanya

Dikisahkan ada seorang pengusaha yang mempunyai 2 orang anak laki-laki. Pengusaha ini sukses dalam usahanya namun karena faktor usia, akhirnya ia sakit-sakitan. Di tengah penyakit yang sudah mulai mengikis habis daya tahan tubuhnya. Iya berpesan kepada kedua anaknya.

"Nak, ayah punya 2 buah toko yang sama besar modalnya, sama majunya. Jadi ayah wariskan kepada kalian berdua, masing-masing ayah beri 1 buah toko. Jalankan toko-toko tersebut. Ayah beri tipsnya, saat berangkat dan pulang dari toko, janganlah kalian terkena sinar matahari dan jangan pernah menagih hutang kepada pelanggan toko", Akhirnya tidak berapa lama ayahnya meninggal.

Beberapa bulan kemudian ibunya menghubungi kedua anaknya dan menanyakan keadaan toko/bisnisnya masing-masing.

Anak yang pertama:
"Nak gimana bisnis kamu?", tanya ibunya. "Bangkrut bu!". "Kok bisa?", "Iya karena aku ngikutin saran ayah untuk tidak terkena terkena matahari saat berangkat dan pulang dari toko, akhirnya aku naik taksi setiap hari sebab aku tidak bisa menyetir mobil. Semua beban pengeluaran transportasi aku bebannya ke bisnisku. Aku juga ngikutin saran ayah untuk tidak menagih hutang kepada pelanggan sehingga lama-lama modal terkikis karena hutang yang tidak dibayar-bayar", begitu penjelasan anak pertamanya.

Anak yang kedua:
"Nak gimana bisnis kamu?", tanya ibunya. "Semakin berkembang bu!". "Kok bisa?", "Iya karena aku ngikutin saran ayah untuk tidak terkena terkena matahari saat berangkat dan pulang dari toko, akhirnya aku berangkat pagi-pagi sekali dan pulang larut malam untuk menjalankan bisnis ini. Aku juga ngikutin saran ayah untuk tidak menagih hutang kepada pelanggan sehingga aku hanya memberikan hutang kepada pelanggan yang benar-benar aku tau mereka akan membayarnya tanpa harus ditagih sehingga bisnisku tetap jalan"

Pesan moral:

  • Belajarnya untuk menyetir mobil
  • Berhutanglah untuk menambah modal jika modal usaha dirasa kurang
  • Kalo sebuah toko ga ngasih kita hutangan, pindah aja ke toko sebelah

*gagal fokus*