Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 10 Februari 2016

Pentingnya Vaksinasi Meningitis Untuk Umroh


Umroh bisa dijadikan alternatif berkunjung ke tanah suci ditengah lamanya daftar tunggu untuk menunaikan ibadah haji. Umroh bisa dilakukan kapan saja, berbeda dengan haji yang hanya dapat dilakukan pada musim tertentu.

Berkumpulnya banyak orang dari berbagai belahan dunia di suatu tempat dan mudahnya orang berpindah dari satu tempat ke tempat lain tentunya memberikan peluang penyakit untuk berkeliling dunia sehingga bisa menjadikannya wabah atau istilahnya PHEIC (Public Health Emergency of International Concern). Bahasa mudahnya adalah penyakit yang meresahkan dunia.

Salah satu penyakit yang menjadi perhatian adalah Meningitis. Penyakit Meningitis merupakan penyakit radang selaput saraf pusat yang menyerang otak dan tulang belakang sehingga bisa menimbulkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan bisa menyebabkan kematian. Penyakit ini telah menjadi endemik di daerah Timur Tengah. Iiiih ngeriiii!!!

Gambar dari sini
Terus bagaimana cara mencegahnya? Pemerintah Arab Saudi mewajibkan setiap orang yang akan masuk ke Kerajaannya untuk di Vaksin Meningitis. Pembuktian telah divaksinasi adalah dengan adanya ICV (International Certificate of Vaccination) yang dikeluarkan oleh masing-masing negara asalnya. ICV ini berupa buku berwarna kuning. Dengan bekal ICV ini maka Visa untuk masuk ke Kerajaan Arab Saudi akan diterbitkan.

Contoh ICV. Gambar dari sini
Untuk mendapatkan ICV tentunya harus di vaksin dooong. Dimana vaksinnya? Tidak semua instansi kesehatan diberikan wewenang untuk melakukan vaksinasi ini termasuk menerbitkan ICV. Meskipun begitu, tidak sulit untuk menemukan instansi yang diberi wewenang tersebut. Instansi yang dimaksud adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan yang tersebar di hampir semua propinsi yang ada di Indonesia. Khusus untuk Kalimantan Tengah, vaksinasi meningitis bisa dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Palangka Raya dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Sampit. Silahkan kontak langsung ke instansi-instansi tersebut untuk informasi persyaratan dan biaya yang harus dikeluarkan.

Mengingat pentingnya vaksinasi ini maka jangan tergiur jika ada yang menawarkan untuk tidak divaksin dengan alasan vaksin meningitis itu haram sebab sekarang ada vaksin meningitis yang telah mendapat fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Terus gimana kalo tetap berangkat dengan tidak divaksin tapi menggunakan ICV Palsu? (Baca juga: Cara Sederhana Mengecek ICV Asli Atau Palsu) Yang pasti kita akan potensial terkena Meningitis dan setelah kita pulang ke Indonesia juga berpotensial menularkan penyakit tersebut ke orang-orang di sekitar kita dan tentunya yang paling besar kemungkinan tertular adalah keluarga-keluarga terdekat kita

So, beribadah akan lebih khusyuk dengan terjaminnya kesehatan diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita

2 komentar:

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut