Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 06 April 2016

Hujan


"Apa yang hendak kamu lupakan?", "Aku ingin melupakan hujan"

Novel Hujan karya Tere Liye

Sebuah percakapan awal di bagian awal novel yang membuat penasaran bagi sebagian orang. Ada apa dengan cinta hujan? Begitu juga dengan cover belakang novel yang biasanya berisi sinopsis namun di novel ini tidak, hanya beberapa kata yang semakin membuat penasaran.

Novel ini menceritakan tentang terjadinya sebuah kejadian alam yang akhirnya merubah keadaan dunia. Latar belakang waktu di masa depan dengan berbagai kecanggihan teknologi.

Adalah Lail, seorang anak yang ditinggal orangtuanya karena sebuah kejadian alam yang ditolong oleh seorang anak bernama Esok yang akhirnya menjadi sahabatnya selama bertahun-tahun. Namun karena harus menjalani pendidikan akhirnya mereka berpisah. Untuk melupakan sahabatnya sementara, Lail pun berusaha mencari kesibukan. Bersama teman barunya Maryam, Lail menemukan banyak pengalaman.

Esok adalah sosok tokoh yang jenius. Dalam perkuliahannya dia memiliki sebuah karya yang nantinya akan berdampak besar bagi kehidupan manusia.

Maryam sosok sahabat Lail. Perkenalan mereka berawal dari sebuah panti. Meskipun Maryam sering menggoda Lail tapi persahabatan mereka tidak pernah retak. Meskipun begitu, Maryam tidak mampu menahan Lail untuk berusaha melupakan "Hujan".

Genre novel ini adalan science fiction. Kita akan disuguhkan beberapa kata-kata ilmiah. Bagi sebagian orang mungkin akan terasa membosankan di awal-awal cerita namun setelah lewat beberapa chapter maka cerita terasa lebih seru dan membuat penasaran. 

"Tentang persahabatan, tentang cinta, tentang perpisahan, tentang melupakan, tentang hujan"

0 Komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut