Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 22 April 2016

Satu Kata, Artinya Berbeda


Jadi ceritanya aku perjalanan dari Palangkaraya ke Kuala Kapuas. Kebetulan ikut mobil kantor, yang nyupirin namanya Muslimin atau kita sebut saja Mas Imin.

Sedikit perkenalan dengan Mas Imin, beliau adalah seorang PUJAKESUMA alias Putra Jawa Kelahiran Sumatera namun sudah cukup lama tinggal di Palangkaraya. Beliau belum sebulan ini jadi sopir di kantor kami‎.

Lanjut ceritanya, dalam perjalanan Palangkaraya-Kuala Kapuas melintasi beberapa jembatan besar salah satunya adalah Jembatan Pulau Telo. Pada bagian atas jembatan ini bertuliskan "Jembatan Pulau Telo" yang cukup besar.

"Jembatan Pulau Telo, pulaunya mana mas?", kata Mas Imin nanya. "Tuh di sebelah sana", jawabku sambil nunjuk ke arah pulau yang disebut dengan Pulau Telo. "Banyak singkong berarti ya mas?", "Heh! Maksudnya?", aku bingung. "Telo kan artinya singkong mas", bilang Mas Imin. "Hahahaha!!!", ngakak seketika. "Mas Imin orang Jawa sih makanya mengartikan Telo sebagai singkong. Telo disini Bahasa Dayak mas‎ yang artinya tiga."

FYI, "Telo"‎ dalam Bahasa Dayak artinya "tiga". Cara bacanya adalah "telu", huruf e dibunyikan seperti kita menyebut "Bebek"

0 Komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut