Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 10 Juli 2016

Banjarmasin Wisata Sungai


Horee setelah 1 bulan vakum nge-blog akhirnya bisa bikin postingan baru lagi. Bukan.. bukan karena bulan puasa yang bikin males posting tapi memang lagi sibuk aja dengan kerjaan kantor plus pemotongan jam kerja terkait Bulan Ramadhan jadinya durasi berada di kantor lebih singkat yang efeknya lebih singkat juga nyantol wifi kantor alhasil nunggu bisa beli paket internet buat tab biar ngetiknya rada gampang


Oh ya sebelum ngelanjut postingan, mumpung masih suasana lebaran aku sekeluarga mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. SEMOGA AMALKU AMALMU, PUASAKU PUASAMU DITERIMA DAN DISEMPURNAKAN-NYA. Amiin Ya Rabbal 'alamin.

Konon katanya lebaran kalo ga ngumpul sama orangtua atau keluarga rasanya ada yang kurang dan setelah kumpul akan diteruskan dengan berwisata bersama. Mungkin maksudnya mumpung ada waktu bersama jadi dimanfaatkan sebaiknya.

Kali ini aku ngajak istri, anak, dan sodara main ke Banjarmasin. Wisata Sungai tepatnya. Mungkin bagi para pemirsa udah banyak yang sering main kesini dan bisa jadi postingan ini bukan hal yang luar biasa tapi ada baiknya baca sampai habis ya biar pengunjung blog aku rada banyakan kalo semisal ada salah atau ada info yang kurang tepat bisa melakukan koreksi lewat kolom komentar.

Wisata Sungai ini letaknya di Sungai Martapura yang melintasi kota Banjarmasin. Dulunya daerah ini merupakan dermaga speedboat yang lazim digunakan untuk bepergian antar kota dari dan menuju Banjarmasin melalui jalur sungai hingga infrastruktur jalur darat membaik dan mematikan aktifitas di dermaga ini. Beberapa tahun lamanya mangkrak ga jelas hingga rada semrawut akhirnya Pemerintah *mungkin pemkot atau pemprov* mengembangkan kawasan ini sebagai tempat wisata dengan daya tariknya pengalaman menyusuri sungai dengan menggunakan perahu dan pasar terapung yang sudah menjadi ikon kota seribu sungai ini. Selain daya tarik tersebut juga dilaksanakan event-event yang berpusat di kawasan ini.

Di kawasan ini pengunjung bisa menaiki perahu yang disebut masyarakat sekitar dengan sebutan kelotok. Dengan hanya membayar sebesar Rp. 5.000/orang, pengunjung bisa menikmati pemandangan daerah sungai selamat kurang lebih 15 menit. Jangan khawatir dengan keamanannya karena setiap kelotok telah dilengkapi life jacket jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.

Tiket sudah termasuk asuransi
Sayangnya jika ingin menikmati pasar terapung, pengunjung sudah harus standby di kawasan ini setelah Shalat Subuh *berangkat dari rumah/hotel sebelum subuh, shalat subuh bisa ditunaikan di Masjid Sabilal Muhtadin yaitu Masjid Raya yang letaknya tak jauh dari kawasan ini*. Kalo kesiangan cuma dapat melihat sedikit *atau bahkan mungkin ga sama sekali* para penjual yang khasnya berjualan menggunakan perahu.

Penjual pasar terapung
Seperti halnya kawasan wisata, disini juga banyak penjual makanan, minuman, aksesoris, hingga perlengkapan wisata seperti topi dan tongsis namun dengan harga yang cukup terjangkau.

Para penjual yang ada di kawasan wisata sungai

Salah satu kelotok yang digunakan untuk wisata sungai

Selfie bertiga dulu

Formasi lengkap
Bagi pemirsa yang berwisata ke Kalimantan Selatan bisa mencoba jalan-jalan ke kawasan ini. Tidak jauh dari pusat kota Banjarmasin dan aku saranin untuk berwisata pagi-pagi agar bisa menyaksikan langsung yang namanya pasar terapung



3 komentar:

  1. Belum pernah ke Kalimantan, pengin lihat pasar terapung nya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain pasar terapung, masih banyak destinasi wisata lainnya lho bu.. ditunggu kunjungannya ke Kalimantan :)

      Hapus
  2. Akhirnya ada postingan baru juga, minal aidzin wal faidzin ya kak..

    from silent reader www.travellingaddict.com

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut