Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 23 November 2016

Wisata Alam Pesona Alam Lestari (PAL)


Wisata alam merupakan wisata andalan yang ada di Kalimantan Tengah khususnya Palangkaraya. Hal itu dikarenakan keadaan alam yang mayoritas masih alami sehingga untuk menjaga kealamiannya maka pembuatan tempat wisata masih memperhatikan faktor alam.

Masih ingat postingan Danau Tahai, Tempat Wisata Danau Yang (Mungkin) Terlupakan kan? Nah pada ulasan kali ini aku mau cerita tentang sebuah wisata alam juga yang tidak jauh dari Kota Palangkaraya bernama Wisata Alam Pesona Alam Lestari (PAL).


PAL terletak di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng. Untuk menuju PAL, dari arah Palangkaraya kita bergerak menuju selatan (arah Kereng Bangkirai), belok ke kanan masuk ke Jalan Manduhara (gerbang bertuliskan "Kawasan Terpadu Kereng Bangkirai"). Dari arah Bundaran Burung (bundaran simpang arah bandara) kurang lebih jaraknya 10 km dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit.

Petunjuk dari Mbah Google

Jangan kaget karena hampir separuh perjalanan, jalan yang dilewati berupa hamparan batu/tanah granit dan sisi kiri-kanan jalan berupa semak rerumputan.

Pada gerbang masuk PAL, kita akan dipungut retribusi Rp. 10.000/orang dewasa dan Rp 5.000/anak. Itu sudah termasuk biaya parkir.

PAL merupakan tempat wisata berupa danau (sepertinya sih bekas penambangan pasir), dengan suasana alam yang sangat sejuk. Disediakan jembatan di atas danau dan beberapa gazebo untuk bersantai. Sayangnya kita harus membayar lagi sewa gazebo ini diluar biaya masuk. Meskipun dipungut bayaran lagi tapi kita bisa menggunakannya sepuas hati tanpa ada batasan waktu.

Area bermain anak pun disediakan dengan konsep bermain di alam. Lagi-lagi untuk masuk ke dalam "pagar" tempat bermain ini harus membayar biaya tambahan Rp. 5.000/orang tanpa batasan waktu.

Beberapa waktu lalu aku sekeluarga dengan berbekal cerita teman yang pernah kesana, sambil "meraba-raba" menuju ke PAL. Sempat ragu juga karena jalan yang dilewati semakin sepi dari penduduk. Namun setelah beberapa saat melintasi jalan ada petunjuk arah menuju PAL tersebut. Sayangnya foto yg aku ambil untuk petunjuk arah itu agak kurang fokus jadi aku ganti dengan foto yang ada di internet aja ya.

Papan petunjuk arah PAL. Sumber foto dari sini

Dikarenakan aku bawa anak yang masih kecil maka kami lebih banyak menghabiskan waktu di area bermain anak. Jangan khawatir dengan cuaca panas sebab di area PAL banyak pohon-pohon besar dan rindang yang bisa bikin teduh serta sejuk. Suara-suara jangkrik pun masih terdengar bersahutan.

Sekedar saran, jika ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di PAL ada baiknya membawa bekal makanan. Ya meskipun disana juga ada warung yang jual makanan tapi agar lebih hemat dan lebih pas di lidah aja.

Berikut foto-foto PAL dan kenarsisan keluarga kecil kami

Banyak pohon besar dan rindang

Salah satu permainan di area bermain anak (Una bilangnya "batang baguyang")

Kalo nyebur disini dijamin ga akan basah



Sejuk dan rindang

Pose (abaikan lirikan matanya)



Mamanya pun ikut main

Sesaat sebelum "tabarubus"


Kita narsis dulu

Selasa, 15 November 2016

Tips Mencuci Pakaian Putih Ala abangdhani


Salah satu warna favorit aku dalam berpakaian adalah warna putih. Ya warna tersebut memang butuh perlakuan khusus, jika tidak maka warna putih akan menjadi tidak cerah atau bahkan menguning.



Beberapa bulan lalu beberapa bajuku yang berwarna putih terlihat menguning. Awalnya sih aku menyalahkan air untuk mencuci. Maklum air di Palangkaraya menggunakan air sumur bor (eh tapi meskipun sumur bor airnya jernih kok). Hingga akhirnya secara tidak sengaja aku nonton iklan deterjen khusus untuk pakaian berwarna putih.

Iseng nyobain tuh deterjen. Karena pakaian yang putih tidak terlalu banyak aku memutuskan untuk mengucek dengan tangan saja (sebenarnya males sih tapi apa boleh buat). Dan taraaaa!!! baju yang menguning terlihat lebih putih. Aku tekankan lagi, lebih putih. Yang artinya masih aja menguning. Setelah beberapa eksperimen, akhirnya didapatlah pakaian putih berkilau.

Singkatnya begini:
  1. Untuk mencuci pakaian putih harus dipisah dengan pakaian berwarna. Ini penting karena pakaian putih dan berwarna untuk urusan deterjen suka ga akur. Belum lagi kalo ada pakaian berwarna yang luntur
  2. Gunakan deterjen khusus untuk pakaian putih.
    Aku biasanya pakai deterjen ini. Gambar dari sini
  3. Untuk pakaian yang sudah terlanjur menguning setelah dibilas rendamlah pakaian di cairan pemutih. Lakukan pencucian seperti ini beberapa kali hingga warna putih semakin kinclong.
    Salah satu produk cairan pemutih. Gambar dari sini
  4. Jika warna putih kinclong sudah didapat, sebaiknya mencuci jangan menggunakan cairan pemutih lagi karena konon cairan pemutih bisa mempercepat lapuknya kain. Gantilah cairan pemutih dengan blau cuci. Blau cuci biasanya dijual di toko-toko tradisional. Aku belum pernah menemukan blau ini dijual di toko modern
    Blau cuci padat seperti ini yang biasa aku gunakan. Gambar dari sini
  5. Mencuci dengan blau tidak harus selalu dilakukan. Setelah nampak kusam baru gunakan lagi blau dengan asumsi mencuci pakaian putih konsisten menggunakan deterjen khusus pakaian putih.
Dengan pakaian putih kinclong, tentu saja akan meningkatkan kepercayaan diri, Berikut beberapa foto pengguna pakaian putih yang kinclong.
Dek Nabila JKT48. Gambar dari sini
Mbak Aura Kasih. Gambar dari sini

Demikin tips dari aku. Bagi pemirsa yang ingin menambahkan bisa menambahkan di kolom komentar.

Kamis, 03 November 2016

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, warna covernya aku suka. Hijau.


Mungkin dari banyak pemirsa sudah ada yang baca. Aku sih baru aja bacanya dan sedikit mau cerita tentang novel karangan Tere Liye ini.

Seperti novel-novel beliau yang lain, kita dibiarkan untuk "memelihara" rasa penasaran hingga akhir cerita. Membuat kita ingin menuntaskan hingga akhirnya menjawab rasa penasaran itu.

Novel ini menceritakan "kebangkitan" keluarga miskin dan nestapa yang dibantu oleh seorang lelaki hingga lelaki itu dianggap malaikat oleh keluarga tersebut. Namun apa yang terjadi? Tania si anak gadis di keluarga itu ternyata menaruh perasaan cinta pada lelaki tersebut. Dalam novel, Tania selalu menyebut dengan seseorang atau dia. Kenapa? jawabannya ada dalam cerita novel ini.

Namun sayangnya Tania harus kecewa karena ternyata dia menikah dengan wanita lain. Bertahun-tahun Tania berusaha menyibukkan diri untuk "membuang" perasaannya hingga akhirnya pada suatu masa muncullah sebuah permasalahan pelik seperti halnya lego rumit yang cukup sulit dipecahkan. Namun ternyata Dede (adiknya Tania) memiliki bagian penting dari lego-lego permasalahan tersebut hingga jelaslah semua.

Mungkin sedikit itu aja bocoran ceritanya, kalo mau lengkap boleh baca novelnya. Oh ya novel ini menurutku bagus juga kalo di-film-kan layaknya novel Tere Liye yang Moga Bunda Disayang Allah