Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 03 November 2016

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, warna covernya aku suka. Hijau.


Mungkin dari banyak pemirsa sudah ada yang baca. Aku sih baru aja bacanya dan sedikit mau cerita tentang novel karangan Tere Liye ini.

Seperti novel-novel beliau yang lain, kita dibiarkan untuk "memelihara" rasa penasaran hingga akhir cerita. Membuat kita ingin menuntaskan hingga akhirnya menjawab rasa penasaran itu.

Novel ini menceritakan "kebangkitan" keluarga miskin dan nestapa yang dibantu oleh seorang lelaki hingga lelaki itu dianggap malaikat oleh keluarga tersebut. Namun apa yang terjadi? Tania si anak gadis di keluarga itu ternyata menaruh perasaan cinta pada lelaki tersebut. Dalam novel, Tania selalu menyebut dengan seseorang atau dia. Kenapa? jawabannya ada dalam cerita novel ini.

Namun sayangnya Tania harus kecewa karena ternyata dia menikah dengan wanita lain. Bertahun-tahun Tania berusaha menyibukkan diri untuk "membuang" perasaannya hingga akhirnya pada suatu masa muncullah sebuah permasalahan pelik seperti halnya lego rumit yang cukup sulit dipecahkan. Namun ternyata Dede (adiknya Tania) memiliki bagian penting dari lego-lego permasalahan tersebut hingga jelaslah semua.

Mungkin sedikit itu aja bocoran ceritanya, kalo mau lengkap boleh baca novelnya. Oh ya novel ini menurutku bagus juga kalo di-film-kan layaknya novel Tere Liye yang Moga Bunda Disayang Allah

0 Komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut