Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya (Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a)

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 29 Mei 2017

Ngabuburit Run



Seperti anjuran para pemerhati kesehatan, olahraga tetap harus dilakukan pada saat berpuasa namun perlu diatur baik waktunya ataupun berat tidaknya suatu olahraga.

Pun begitu juga aku yang lagi belajar lari ini. Hari kedua ramadhan tahun ini kembali aku belajar lari. Bertempat di sekitar Bundara Tugu Joeang Palangkaraya yang setiap harinya ramai orang berlari. Target pun ga muluk2. Setelah pernah mampu berlari saat puasa beberapa minggu yang lalu sejauh 2 km aku pun optimis setidaknya bisa sampe jarak itu.

Sekitar jam setengah 5 sore langkah kaki berlari dimulai dari bundaran ke arah Jalan Adonis Samad. Aku selalu memilih rute ini biar dapat jarak setidaknya 1,7 km untuk bolak-balik, sisanya baru muterin bundaran sampe target tercapai atau sampe ga kuat lagi.

Mungkin karena cuaca yang memang cukup panas akhirnya aku nyerah di 1,6 km. Udah ga sanggup lagi. Mata udah mulai berkunang-kunang dan mulai terasa mau muntah. Bisa jadi ini karena cuaca yang cukup panas dan kondisi aktifitas yang memang hari itu banyakan bersantainya di rumah karena hari libur atau bisa jadi karena pace-nya kekecilan (harusnya sih pace 7 keatas)

Beberapa faktor pendukung juga nampaknya kurang mendukung. Diantaranya pake kaos yang memang kainnya agak panas dan tidak menyerap keringat serta headset bluetooth yang ga dicek sebelum berlari yang akhirnya kehabisan baterai.


0 Komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar pada formulir isian berikut